Virtual Engineer

Virtual Engineer

Engineer yang senang bekerja secara Virtual, kurang suka berkomunikasi dengan cara berhadapan langsung (face to face) dimana ada indera kita yg dapat digunakan lebih efektif. Kegiatan pergi ke GEMBA ia lakukan dengan membuat pertemuan secara Virtual dimana rekan atau tim yang seharusnya ditemui sedang berada di area tersebut. Contohnya, ia pergi ke kantor cabang untuk membahas kelancaran barang di gudang. Tetiba di kantor cabang tersebut ia langsung berada di ruang pertemuan (Table Engineer) kemudian melakukan pertemuan secara Virtual dengan rekan kerja yang seharusnya ia temui sedang berada di gudang tersebut.

Engineer yang lain, ia datang ke kantor cabang melakukan observasi di lapangan sebelum bertemu langsung dengan tim untuk membahas subyek dengan pertemuan dilakukan di lokasi terjadinya topik bahasan tersebut. Data ia verifikasi dengan fakta yang ada di lapangan. Engineer seperti ini adalah The Real Shopfloor Engineer atau KAIZEN Engineer

Pergi ke GEMBA: Gudang di Kantor Cabang tersebut menggunakan metode pemecahan masalah 5-G

“The person who is truly effective has the humility and reverence to recognize his own perceptual limitations and to appreciate the rich resources available through interaction with the hearts and minds of other human beings”
Stephen Covey