Pedoman Standar Rambu Keselamatan di Tempat Kerja (11/15)

RAMBU-RAMBU : MUDAH DIBACA dan MUDAH DIPAHAMI
Membantu para Karyawan dan Tamu supaya segera dapat memahami rambu-rambu dengan menggunakan bahasa Indonesia baku dan simbol yang dapat dipelajari atau dikenali dengan mudah.
Buatlah simbol sesederhana mungkin, kurangi perincian yang dapat membuat pesan menjadi tidak jelas.
Hindari penggunaan rambu yang berisi pesan-pesan hanya dengan tulisan karena ini paling jarang ditaati. Dalam situasi dimana ketaatan diperlukan karena adanya bahaya, rambu akan menjadi paling efektif dan ditaati apabila berisi:

1. Sinyal kata seperti BAHAYA atau PERINGATAN
2. Simbol bahaya
3. Informasi tentang akibatnya apabila bahaya tidak dapat dihindari
4. Instruksi bagaimana menghindari bahaya

Pertimbangkanlah untuk menggunakan rambu dengan multi-bahasa apabila ada Karyawan Anda yang tidak mengerti bahasa Indonesia.
Gunakanlah huruf besar pada setiap huruf pertama dalam kata pertama, dan selanjutnya huruf kecil. Kata-kata PERINTAH atau PERHATIAN harus dalam huruf besar. Jenis huruf yang disarankan adalah :



Pergunakanlah kata-kata perhatian yang tepat. Seperti contoh:

BAHAYA – memperingatkan bahaya serius atau kejadian mendadak yang akan secara jelas menyebabkan kematian atau luka permanen dan serius.

PERINGATAN – menarik perhatian akan kemungkinan bahaya yang dapat menyebabkan kematian atau luka serius.

PERHATIAN – memperingatkan kemungkinan akan bahaya yang dapat menyebabkan luka sedang atau cedera ringan. Ini juga dapat digunakan untuk memperingatkan tindakan-tindakan yang tidak aman.

Batasi satu pesan dalam sebuah rambu. Jika menyampaikan lebih dari satu pesan, pergunakanlah rambu-rambu secara terpisah. Jangan mengkombinasikan beberapa simbol di dalam sebuah rambu, misalnya seperti contoh pada ilustrasi dibawah ini :


Jika di area ini mewajibkan penggunaan Pelindung Kepala, Pelindung Mata dan Pelindung Telinga, maka gunakanlah masing-masing sebuah simbol untuk setiap perintah yang dimaksud.